Senin, 02 Juli 2012
Minggu, 01 Juli 2012
mencarimu 1
gambarmu kok tak terlihat lagi ???? heeyymm....... :( ada apa dengan keahllian otakku yang selalu bisa memunculkan gambarmu?!
oo.....h aku rindu sekali dengan relief - relief atas gambarmu. aku mencoba mengeliling ruang itu, menyusuri sampai detail sudut - sudut yang tersedia dalam ruanganku. daannn tau hasilnya??!! NIHIL
semua lekuk lekuk reliefmu menghalus dan menyatu dalam tembok kenangan abstrak.
duulluu....ketika aku melukiskanmu yang kedua, aku menginginkanmu untuk tidak muncul dan membuat penuh ruangan yang ku buat khusus untukmu, tapi setelah semua terijabahi, aku sungguh rindu dan mencari lagi relief serta gambarmu.
tepat satu bualan aku meraba dengan menutup semua penglihatan penglihatanku dan hanya ku buka untuk mencari gambbarmu.
hahaha sampai segitu gilanya aku mencarimu. ckckck konyol.....!!!
memang sangat konyol apa yang kulakukan, tapi memang itulah yang terjadi.
apalagi sejak kejadian yang tak ku katahui mungkin juga tak kamu inginkan.
yaaa che... itu semua tidak untuk di kufiri tapi untuk dicari banyak hikmah yang terbungkus rapi berisikan hal indah dalam kejadian itu.
" mengutip dari apa yang kamu bilang kepadaku waktu itu ".
Senin, 11 Juni 2012
Bagian Kehilangan
sudah banyak fase kehilangan yang menemaniku dengan seribu cerita yang berbeda atau seratus kisah yang sama. seharusnya hatiku dan otakku sudah sangat tebal dan kebal tak perlu merasakan down atau lelah.
seharusnya kemampuan psikisku sekuat iman bilal bin rabbah yang ditindih batu orang kafir demi menyelamatkan hatinya yang untuk Allah semata.
tetap kokoh...
aaa....................kenapa aku merasa sakit
Allahku.......sakitnya malah terlalu dalam.
apakah engkau sang Maha Pencipta yang punya hak mencipta SemauMU selalu menciptaka rasa sakit disetiap kehilangan?
dan aku selalu tak pernah siap atas kehilangan.
selalu ada ukiran kesakitan atas kehilangan.
terakhir.... ketakutan membungkus atas kehilangan dan kesakitan
* BINTANG
* MATAHARI
* BULAN
meskipun ciptaanmu yang satu ini tak pernah hilang sapai terompet sangkakala berbunyi, namun di hatiku benda benda itu sedikit membuyar dan menghilang.
seharusnya kemampuan psikisku sekuat iman bilal bin rabbah yang ditindih batu orang kafir demi menyelamatkan hatinya yang untuk Allah semata.
tetap kokoh...
aaa....................kenapa aku merasa sakit
Allahku.......sakitnya malah terlalu dalam.
apakah engkau sang Maha Pencipta yang punya hak mencipta SemauMU selalu menciptaka rasa sakit disetiap kehilangan?
dan aku selalu tak pernah siap atas kehilangan.
selalu ada ukiran kesakitan atas kehilangan.
terakhir.... ketakutan membungkus atas kehilangan dan kesakitan
* BINTANG
* MATAHARI
* BULAN
meskipun ciptaanmu yang satu ini tak pernah hilang sapai terompet sangkakala berbunyi, namun di hatiku benda benda itu sedikit membuyar dan menghilang.
" dalam proses kepergian, lazimnya yang pergi selalu lebih ringan dibandingkan yang di tinggalkan. lebih ringan untuk melupakan.....yang pergi akan menemui tempat tempat baru, kehidupan baru, yang pelan tapi pasti semua itu akan mengisi dan menngantika kenangan lama. sementara yang ditinggalkan lazimnya tetap berkutat dengan segala kenangan itu....."by_ karang_tere liya _ semoga bunda disayang ALLAH
Sabtu, 26 Mei 2012
OOOOOOOOOOOOOOO
Assalamu’alaikum warrohmatulloh wabarrokatuhu
Menuliskan sebentar tentangmu disela tugasku
Terasa aneh memang apa yang ku rasakan sekarang
rasanya aku kembali pada fase yang dulu….mungkin yang sudah lama, bahkan sangat lama hingga aku lupa kapan aku mengalami hal ini.
rasanya aku kembali pada fase yang dulu….mungkin yang sudah lama, bahkan sangat lama hingga aku lupa kapan aku mengalami hal ini.
Haaayyy…….apakah ini yang disebut galau?? Oh……no……. aku tak
ingin menyimpat vocab galau dalam kamus kata hatiku. Karena hati yang Galau
hanya untuk hati yang kosong terhadap dzikir Asma Allah, juga lupa akan
besarnya cinta Allah.
berusaha sekuat tenaga hati ini melawan musuh * GALAU * berteriak memanggil pasukan untuk membantu melawannya, ohooo…….. lebay toh…??? Ckckckck
berusaha sekuat tenaga hati ini melawan musuh * GALAU * berteriak memanggil pasukan untuk membantu melawannya, ohooo…….. lebay toh…??? Ckckckck
Aku merasakan kuatnya rasa persaudaraa ini terhadapmu, entah
kenapa, sejak aku lebih banyak mengobrol
dengan mu tentang berbagai hal rasanya aku selalu suka membantumu,
memanjakanmu kayakya aku memanjakan adhek adhekku yang bertalian darah
denganku. Aku juga ingin menjagamu dari
semua yang menyakitimu layaknya aku menjaga adhek adhekku yang bertalian darah
dennganku. Akupun sakit saat ada orang yang menyakitimu, aku bahagia tak
terkira saat kamu merakan kebahagiaan itu. Sama halnya ketika aku melihat tawa
bahagia atas adhek adhekku yang bertalian darah denganku.
hingga dalam suatu munajatku aku memohon pada Allahku
hingga dalam suatu munajatku aku memohon pada Allahku
# oh….Rabby pemilik segalanya, mohon jaga hubunganku
dengannya, jagalah tali persaudaraan kita, juga hatiku dan rasa cintaku
kepadanya sebagai saudara karena cintaku padamu Rabby…..
jangan Engkau biarkan persaudaraan kami tercerai berai dan satukan dia dengan cintanya karena cintanya terhadap cintaMU duhai Allahku#
jangan Engkau biarkan persaudaraan kami tercerai berai dan satukan dia dengan cintanya karena cintanya terhadap cintaMU duhai Allahku#
Itulah sebagian harapanku terhadapnya. Aku tak pernah rela
saat dia ingin pergi ketempat pegunungan itu padahal untuk menuntut ilmu. Hehe aneh
kan??!! Tapi alasan yang seperti itu sudah pernah kubicarakan dengannya dan dia
berjanji takkan pernah seperti apa yang kubayangkan. Okay aku percaya tapi maaf
itu hanya di mulu saja. Rasa sakitku tarhadap tempat itu masih terlalu kuat
untuk mengikatku. Yaacchh,,,,,pengalaman yang beberapa kali itu mengajarkan aku
untuk tidak pernah percaya terhadap tempat itu. Tapi dengan janjinya aku
mencoba berdamai.
Kembali pada rasa aneh itu, aku masih mencari jawaban apakah
islam membenarkan apa yang kurasakan?? Aku pernah membaca tapi aku lupa
tepatnya seperti apa bahwa _ laki laki atau perempuan yang bukan mahrom bagimu
tidak akan pernah menjadi seperti itu, atau bunyinya seperti ini _ jangan
pernah menjadikan laki laki yang bukan mahrom bagimu itu dekat seperti suamimu_
Ah……akku lupa benar bagaimana bunyinya, dan rasa
persaudaraanku terhadapnya apakah boleh oleh keyakinanku. Nanti akan kutanyakan
ah…sama mas itu ckckckc ( cari kesempatan dikitlah )
Aku mulai terbiasa dengan aduan aduannya setiap hari, atau
ejekannya terhadapku, kadang juga aku sudah terbiasa diperlakukan tidak adil
olehnya karena aku hanya pelampiasannya. Hahaha tak apa aku tak pernah marah
teradap itu, adhekku yang bertalikan darah denganku juga melakukan itu
terhadapku, dan aku mengartikan sebagai
ungkapan rasa sayang mereka terhadapku juga artinya aku masih berfungsi
terhadap mereka, aku bahagia jika hidupku masih bermanfaat untuk mereka, aku
mencintai mereka, aku ngin bahagia selalu melingkupi hidup mereka.
Aku mulai terbiasa mendengar cerita ceritanya, apa saja cerita
itu aku mulai suka membaca atau mendengarkannya seperti apa yang ku rasa
terhadap adhek yang bertalikan darah denganku.
Tapi beberapa waktu ini aku tak pernah mendapatkannya lagi,
dan aku mencarinya, merindukannya seperti rindku tarhadap adhek yang bertalikan
darah denganku. Aku amat sedih dengan keadaan ini. aku selalu memikirkanya, ada
apa ini? apa yang terjadi padanya? Atau salah apa yang sudah kuperbuat
terhadapnya, aku marasakan ada jarak yang jubenci. Aku mencoba membuka akunnya
untuk mengetahui apa yang terjadi dan yups memang ada yang terjadi dengannya,
aku mencoba memahami keadaanya, rasa
yang dialaminya juga permintaanya.
Tanpa adanya komunikasi yang berarti dalam 1 bulan ini
membuatku merasakan rindu akan hubungan yang dulu terjalin. Membuat oralku
berucap do’a sepeti diatas. Aku mengaku merindukannya… tapi apalah daya, aku
tak ingin dia merasa tidak nyaman atas kerinduanku.
Mungkin keadaan seperti ini merupakan fase dalam kehidupanku
yang kelak akan menjadi bagian dari sebuah sejarah.
Aku dengar kamu lagi terpuruk???heym……aku sakit mendengarnya,
ayowlah bangkit adhekku sayang……………….itu bukan kamu, hidupmu itu masih
saanggaatt……panjang tak pantas kamu seperti ini, jihat ilmu masih menunggu
pergerakanmu yang tanggguh, ditempat itu ladang mu masih sangat berat, jika
kamu seperti itu heym…..akan melemahkan hatimu kelak. Kau tau? Aku rindu
semangatmu, tawa bahagiamu, keceriaanmu. Mekipun aku tau kamu mengalami beban
berat dalam beberapa waktu ini. itu terjadi karena kamu adalah orang yang kuat,
sangat kuat, kamu mampu untuk itu…..!!
Disini tempat yang selalu kau ejek aku masih menunggu
kembalinya kamu seperti dulu aku mengenalmu.
Maafkan aku jika dalam persaudaraan ini aku sering menyakitimu
atau ada dari diriku yang membuatmu tidak suka terhadapku. Aku masih berharap
persaudaraan kita akan kembali seperti yang dulu, aku masih menunggu
gangguanmu, rengekanmu, aduanmu, pelampisan marahmu, ejekanmu, dan yang lebih
ku tunggu adalah tawa bahagiamu. ^_^
Eym…….tentang hubunganmu dengan gadis luar biasa itu aku suka,
kelak aku ingin menuliskannya sebagi kisah yang indah… # jika aku masih ingat
semuanya hahahaha # tapi pasti akan masih terekam dalam relief otakku. Aku juga
ingin minta maaf aku merasa aku sudah terlibat terlalu jauuh dalam hubungan
kalian, mungkin sudah bisa dikatakan ikut campur dalam urusan kalian. Maafkan aku
yaw…..bukan maksudku ikut campur, tapi asal kamu tau aku suka mendengar kisah
kisah kalian yang menggemaskan itu. Rasanya tak sabar mengetahui akhir dari
kisah kalian. Kadang aku berfikir aku yang akan membuatkan akhir cerita kalian
dengan bahagia # bersatunya kalian dlam ikatan yang suci #
Tapi aku berfikir biarlah Allah saja yang maha bijaksana dan
mengetahui yang terbaik buat hambanya membuatkan akhir terbaik buat kalian. Percayalah
Allah mengingikan yang terbaik buat kalian, meskipu n jalan kaliat tidah
semudah melewati jalan tol.
Heym…….tugasku sudah menunggu, banyak praktikum yang masih
harus ku selesaikan. Ceritamu bersambung sampai disini dulu. Tapi cer itamu
dalam hidupku takkan berhenti sampai disini seperti adhekku yang bertalikan
darah denganku.
Saatnya pamit dari tulisan ini J sampai
ketemu lagi di tulisan yang berikutnya.
Nuun walqolqmi wama yasturuun….
Assalamu’alaikum warrohmatulloh wabarrokatuhu
Assalamu’alaikum warrohmatulloh wabarrokatuhu
Jumat, 25 Mei 2012
Ungkapan Cinta 25 Mei 2012
25 Mei 2012
semua orang bergenbira
menyambut kedatangan
siapa yang selanjutnya disebut istimewa
ketika itu dia tampak biasa
siapapun yang melihat
ia hanya wanita mungil bisa
tak pernah menyangka
suatu saat dewas
dia begitu istimewa
yang dulu mungil biasa
kini wanita perkasa
bidadari surga
tahukah siapa dia?
dialah sang bunda
dialah mama
wanita yang sangat perkasa
bagi kami dia seorang mujahidah
tak pernah lelahnya
memberikanyang terbaik buat kita
bekerja,memasak,menjahit,melayani kita
tak pernah berkeluh kesah
semua dilakukannya karena cinta
cinta yang amat melimpah
hanya untuk kita
ayah, alfan, vivi, iin,aal, ilham , zakky
hanya untuk kami cintanya
kami sudah seperti separuh jiwanya
bahkan ketika nyawa kami ditukar
maka mujahidahku rela menukarnya
dengan apapun walau itu jiwanya
subhanallah.........................
tak pernah ada cinta
sebesar cinta sang mujahidah
heyymmm....................
mujahidah?
yaw....
karena beliau adalah pahlawan hidup kita
beliaulah yang selalu ada
dan karena mujahidah yang paling dicinta
dzat yang paling memiliki cinta
Allah azzawajallah
kita yang hanya anak anak
dengan sadar takkan pernah bisa
membalas semua cinta
bahkan secuil dari cinta
takkan pernah bisa kita balas
namun rasa cinta kita
untuk sang mujahidah
juga sangat besar
meskipun kita selalu nakal
bikin masalah
mengecewakan
tak pernah bikin bahagia
tapi percayalah mama
kami sangat mencintai mama
hanya saja
kami belum bisa memberikan cinta
sebesar cinta mama
hanya Allah yang bisa
membalas cinta dengan surga
Ya Allah Yang Maha Perksa jagalah mama dari segala mar bahaya, dari kejahatan dunia, dari kejahatan dunia, dari kejahatan manuasia dari siksaan hari pembalasan.
karenaEngkau yang MAha Pelindung
YaAllah YnagMAha PEnyayang
limmpahilah RAhmadMu, kasih sayang Mu, CintaMu yang begitu besar untuk mama
bahkan yang lebih besar dari cinta mama kepada kami
Ammiiiinn...................................... ^_^
Jumat, 18 Mei 2012
6 Dari 36 sifat Pendidik Yang Menghambat Pembelajaran
Berfikir apa yang
telah kita lakukan atau tindakan kita adalah yang paling tepat bagi pendidikan
anak kita atau anak didik kita, pasti yang kita pilihkan adalah yang terbaik
pula pagi perkembangan mereka, kemudian dengan seenaknya kita memperlakukan
mereka dengan pemahaman bahwa sifat kita dalam mendidik adalah yang paling
sempurna bagi mereka. Heym.....benarkah demikian?? Pernahkan dalam renungan
kita berfikir adakah yang salah dengan sifat kita ketika kita menemukan berbagai
masalah yang terjadi. Seperti anak suka memprotes bahkan membangkang, mereka
jadi pendiam terhadap kita dll. Jangan pernah beranggapan bahwa ketika itu
terjadi merekalah yang bermasalah bukan kita sebagai orang dewasa yang bersalah.
Mari kita renungkan
6 sifat berikut sebagai sifat oarng dewasa / guru / orangtua yang menhambat
pengajaran atau pembelajaran. Mungkin terdapat pada diri kita. Ke 6 sifat
tersebut adalah :
1. Merasa Paling Benar
“ kalian masih
kecil tahu apa?? Sedang ibu kan sudah banyak pengalaman, jadi menurut sajalah
apa kata ibu, pasti semua beres. “
Nah....apakah kita
pernah mengatakan ini pada anak – anak? Ataukah kita pernah bertemu dengan
kalimat ini?
Maka berhati hatiah
dengan kalimat ini, perlu kita ketahui bahwa sebenarnya kalimat ini akan terasa
biasa saja jika ditujukan untuk mereka yang berusia 18 tahu keatas atau mereka
yang sudah dewasa. Tetapi ini akan terasa luar biasa jika kalimat ini kta
tujukan untuk anak – anak atau bahkan anak usia dini. Karena kalimat ini atau
semacam ini akan menghambat komunikasi anak atau kemampuan verbal anak. Ketika kalimat
ini diucapkan maka serasa sudah tidak ada pembenaran terhadap kalimat atau
perilaku anak. Sehingga anak akan terdiam pdahal dalam otak mereka sudah
tersusun sebuah kalimat ide. Tetapi tidak akan keluar jika sudah dihambat
dengan kalimat di atas, juga akan menyumbat komunikasi antara kita dengan anak,
dan anak akan beranggapan bahwa apapun yang mereka katakan tidak akan dianggap
jadi mereka lebih memilih untuk diam.
2. Merasa Paling Tahu
Ini juga salah satu
sifat orang dewasa yang menyebabkan penghambatan terhadap perkembangan
pembalajaran. Kita menjadi sok tahu terhadap segala hal karena jika kita tidak
tahu maka rsa malu terhadap anak akan menyelimuti, oleh karena itu untuk
menutupi hal tersebut kita menjadi sosok sok tahu yang jawban tersebut adalah
mengada ada.
Jika anak terlalu
kagum dengan figur kita dan bila nanti kita telah melakukan khilaf karena sifat
sok tahu kita dan anak mengetahuinya maka akan sulit termaafkan oleh anak.
Bersikap wajar,
biarlah anak menilai kita sesuai dengan kelebihan dan kekurangan yang kita
miliki. Jangan menjadi orang yang sempurna dimata anak dengan sok tahu yang
nanti akibatnya akan menjadikan anak kita kecewa dengan sifat tersebut.
3. Membiarkan Anak
Selalu Benar
Penanaman yang dimulai
sejak kecil yaitu dengan selalu melemparkan kesalahan pada benda atau orang
lain contohnya saja ketika anak jatuh kita mengatakan bahwa yang salah adalah
kodok dan lain sebagainya, atau ketika anak kita nangis karena bertengkar
dengan temannya kita mengatakan bahwa yang nakal adalah si A dll. Maka hal ini akan
membentuk karakter tidak mau disalahkna dan selalu merasa benar. Yang berbahaya
adalah ketika sifat ini akan terus terbawa sampai dewasa maka ini tidak akan
bagus bagi perkembangan sosial anak, mereka akan menjagi orang yang egois,
merasa menang sendiri, tidak mau disalahkan dll. Maka berhati hatilah dengan
sifat yang satu ini meskipun kadang kita menganggap bahwa menyalahkan kodok
atau benda yang lain akan bermanfaat pada waktu itu tetapi akibat kedepannya
adalah tidak akan pernah menjadi baik.
4. Banyak Melarang
Vs Menuruti Kemauan Siswa / Anak
Banyak melarang ini
dan itu dengan banyak pertimbangan ini dan itu, mengekang, membatasi setiap
pergerakan anak, hal tersebut tidak akan bagus untuk perkembangan emosi anak. Nanti
pada titik klimaks dan anak sudah jenuh dengan semuanya maka dia akan melawan
apa saja tindakan kita. Tentunya kita tidak menginginkan hal ini kan?
Kemudian jika sikap
tersebut tidak baik kita mnegubahnya dengan menuruti segala permintaan anaka
atau kemauan anak maka ini juga tidak akan baik bagi kehidupan sosial anak. Anak
akan sulit bersosialisasi karena memiliki sifat
sangat egois dan tidak punya rasa toleransi.
Terus apa yang
sebaiknya kita lakukan?
Berilah kesempatan
pada anak untuk melakukan banyak hal yang disukai, asal baik da positif. Membuka
diri untuk berkomunikasi agar bisa melihat dan memahami sudut pandang orang
lain. Bangunlah kepercayaan pada anak dengan mengurangi larangan yang
berlebihan juga kebebasan yang berlebihan pula.
5. Bukan Pendengar
Yang Baik
Jika ingin kata
kata kita di dengar , belajarlah menjadi pendengar yang baik terlebih dahulu. Ini
adalah sebuah kalimat yang tentunya sering kita dengar sebagai pelajarn tentang
harga menghargai. Jangan pernah berfikir bahwa kalimat ini berlaku pada orang
dewasa saja tetapi kalimat ini juga di tujukaan untuk anak – anak.
Kadang nasehat kita
hanya dianggap sebagai angin lalu oleh anak. Sikap anak seperti ini juga tidak
jauh dengan sifat kita terhadap mereka. Maka mulailah menjadi pendengar yang
baik bagi anak kita yakni perhatikanlah setiap cerita anak. Ajukan pertanyaan
dengan antusias, sebagai wujud ketertarikan kita pada persoalan yang
dihadapinya. Maka kita akan memahami permasalahan secara utuh dan benar.
6. Terburu – buru Mengambil
Kesimpulan
Menyimpulkan seenaknya
sendiri akan membuat anak merasa tertuduh dan salah melakukan hal tersebut.
Inilah sifat kita
yang membuat anak merasa tidak berharga dan selalu berada pada situasi yang
salah. Kita langsung saja menghukumi bahwa yang dilakukannya adalah salah dan
tidak baik tanpa mendengar penjelasan anak atau menganbil kesimpulan yang salah
tanpa mendengarkan penjelasan anak.
Maka mulailah dari
sekarang menghilangkan sifat tersebut.
Dengarkanlah penjelasan
mereka dan bicaralah saan anak siap mendengarkan.
Setelah kita mengetahui
sifat sifat tersebut apakah kita rela melihat dan menjadikan kita penyebab
penghambat perkembangan pendidikan kita? Jika tidak mulailah merubah semua
sifat tersebut agar perkembangan anak menjadi maksimal.
Daftar pustaka :
mengelola paud , Martuti.M
Rabu, 09 Mei 2012
Garisku
mungkin ini adalah garis yang harus aku tebali dimana untuk mempertegas artiseorang manusia.
garis yang tidak lurus indah dan rajin tentunya, garis ini belepotan miring kiri kanan, naik turun, karena masih dalam level belajar. jadi wajar garisnya menjadi seperti itu.
belajar bagaimana membuatnya lurus, tidaklah semudah makan coklatyang berasa sanngat manis. inilah mungkin garis itu, garisyang ku miliki khusus untuk ku saja.
yang kurasa ini berulang terustanpa mersasa bosan. yaa....mungkin tak pernah merasa bosan.
sepertinya hatikulah yang merasa bosan atas pengulangan garis ini. salalu saja pengulangan di titik yang sama. hanya saja berbeda di barisan mana.
kadang aku bertanya kenapa mesti harus berulang? apakah karena ini yang disebut kehidupan?
sepertinya jawabanyaadalah iyaw. karena ini yang dinamakankehidupan.
mungkin tepatnya ini hidupku. inilah garisku..
Langganan:
Postingan (Atom)

.jpg)
